Hikmah Idul Adha Saat Pandemi


Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail memberi pelajaran untuk kita semua, bahwa untuk beribadah kepada Allah harus Ikhlas, sekali pun yang dikorban itu adalah anak kandungnya sendiri. Sang Anak bernama Ismail juga ridho dan ikhlas menjalankan perintah Allah. Semua dilakukan dengan mengharapkan ridho dari Allah yang memiliki alam semesta ini.

Jika saat itu Nabi Ibrahim dengan rela dan ikhlas mengorbankan anaknya untuk melaksanakan perintah Allah. Apakah pada saat ini masih adakah yang rela dan ikhlas menjalankan perintah Allah? Jangankan mengorbankan anaknya, mengorbankan hewan berupa sapi dan kambing pun banyak yang enggan.

 Di lain pihak ada banyak orang tua yang rela berkorban untuk anak-anaknya, terkadang harus melakukan korupsi, mengambil hak orang lain, demi anak cucunya. Walau harus di penjara dan melanggar perintah Allah namun tetap dilakukan demi kesejahteraan keluarga. Sebaliknya anak juga ada yang rela mengorbankan orang tuanya demi kesejahteraan dunia semata.

 Karena Idul Qurban kali ini kita peringati dimasa pandemi Covid-19, maka seharusnya semakin banyak pelajaran dan hikmah yang dapat kita petik. Bukan hanya sekadar menyembelih hewan qurban, tetapi bagaimana kita dengan iklas mengobankan dunia kita untuk kepentingan alhirat yang kekal.

Selamat Menunaikan Ibadah Qurban 1442 H, semoga Allah Ridho kepada kita semua. Amiin

Salam, Gadog, 20 Juli 2021

LihatTutupKomentar
Cancel